Foto istimewa

Ruteng, Kastra.co – Nasib tragis menimpa AT (46), pria asal Golo, Desa Golo, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT pada malam pergantian tahun, Jumat (01/01/2021) dini hari.

AT tewas setelah terlibat keributan dengan EJ (27), pria yang juga berasal dari Desa Golo.

Kapolsek Cibal, Ipda Heribertus D.E. Edot kepada Wartawan menjelaskan bahwa kejadian itu bermula saat sekelompok pemuda sedang merayakan malam pergantian tahun.

AT yang bergabung dengan sekelompok pemuda itu dilarang oleh Isterinya. Ia mengajak AT untuk istirahat di Rumah, namun AT tidak menuruti permintaan itu hingga pada akhirnya Ia pun mengancam AT dengan menggunakan batu.

Merespon itu, EJ yang diduga menjadi pelaku tewasnya AT merangkul Isteri AT untuk membujuknya pulang ke Rumah.

Ajakan EJ kepada Isteri AT itu rupanya ditanggapi lain oleh AT. Ia mendatangi EJ dan meminta EJ agar jangan mencampuri urusannya. Tak hanya itu AT pun mengatai EJ sebagai anak haram.

Tak terima itu keduanya pun terlibat keributan sengit. Akibat keributan itu AT akhirnya meregang nyawa.

Anggota Polsek Pagal yang mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas pun langsung bergegas menuju TKP untuk mengamankan keributan

Korban AT sempat dilarikan ke Puskesmas Pagal oleh Warga. Namun menurut keterangan medis korban sudah tak bernyawa lagi.

Heribertus menambahkan saat ini pihaknya belum bisa memastikan penerapan pasal terhadap terduga pelaku karena pihaknya masih mengumpulkan keterangan para saksi dan terduga pelaku serta hasil visum.

Untuk sementara, kata Heribertus, kejadian tersebut masuk dalam unsur pidana penganiayaan.

Ia pun mengaku bahwa terduga pelaku itu telah diamankan di Polres Manggarai.

“Kami sudah amankan pelakunya. Untuk sementara Kami akan dalami lagi peristiwanya” tutur Heribertus.