Menteri Edhy: Saya Tidak Pencitraan, Ini Kecelakaan!

0
323
Konferensi pers penetapan tersangka. (Kastra.co)

Kastra.co – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo resmi ditetapkan tersangka oleh KPK. Menteri Edhy diduga menerima suap terkait dengan ekspor benih lobster atau benur. Selain Edhy, ada 7 orang juga ditetapkan KPK menjadi tersangka.

Dalam konferensi pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Rabu (25/11/2020), Menteri Edhy mengatakan apa yang dijalankannya selama ini menjadi Menteri KKP bukanlah sebuah pencitraan namun sebuah semangat.

“Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat seolah-olah saya pencitraan di depan umum, itu tidak, itu semangat. Ini adalah kecelakaan yang terjadi dan saya bertanggung jawab atas ini semua, saya tidak lari dan saya akan beberkan apa yang menjadi yang saya lakukan,” kata Menteri Edhy.

Menteri Edhy pun meminta maaf kepada seluruh keluarga besar Partai Gerindra. Ia pun menyatakan diri mundur dari wakil ketua umum Partai Gerindra.

“Saya juga mohon maaf kepada seluruh keluarga besar partai saya, saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum juga nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri dan saya yakin prosesnya sedang berjalan, saya bertanggungjawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar,” tutupnya.