Hingga 22 Oktober 2020, Pasien Positif Covid-19 di Manggarai Bertambah Lagi

0
232

Ruteng, Kastra.co – Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus Moa, pada Kamis 22 Oktober 2020 kembali mendapat laporan hasil pemeriksaan PCR Laboratorium Biologi Molekular RSUD Prof.DR.W.Z Yohanes Kupang terhadap 10 sampel swab pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

10 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, Kata Ludovikus, berasal dari klaster Denpasar TNI, beralamat Kodim, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong.

Dengan demikian, Katanya lagi, ada penambahan jumlah
Pasien C19 yang sedang dan telah mendapatkan perawatan di Wisma Atlet Stadion Golodukal, yakni ada 58 (Lima Puluh Delapan) orang, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Pasien C19 yang Sembuh berjumlah 21 (Dua Puluh Satu) orang.
  2. Pasien C19 yang Meninggal dunia 1 (Satu) orang.
  3. Pasien C19 yang sedang mendapatkan perawatan berjumlah 36 (Tiga Puluh Enam) orang.
  4. Pelaku Perjalanan dalam pengawasan dan sedang melakukan Isolasi dimana hasil pemeriksaan Rapid Testnya Reaktif ada 5 (Lima) Orang.

Mempertimbangkan adanya trend peningkatan kasus C19 itu, Sambung Ludovikus, Satuan Tugas C19 Kabupaten Manggarai terus bekerja dan berupaya melakukan giat pencegahan dan pengendalian C19 agar laju peningkatan jumlah kasus C19 bisa teratasi, giat-giat dimaksud diantaranya dengan meningkatkan P
pemeriksaan Rapid Test dan SWAB TEST, penyelidikan epidemiologi dan kontak tracing, sosialisasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan, pengawasan intensif terhadap setiap pelaku perjalanan, penegakan hukum dan disiplin penerapan protokol kesehatan sesuai dengan amanat Peraturan Bupati Manggarai No: 38 Tahun 2020.

“Mengingat Para pelaku perjalanan dari daerah terpapar adalah Carrier C19, maka diminta dengan sangat agar setiap pelaku perjalanan yang masuk ke Wilayah Kabupaten Manggarai untuk segera 1×24 Jam melaporkan diri ke Petugas Kesehatan atau Tim Satuan Tugas C19, serta wajib mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan Isolasi Mandiri selama 14 Hari” Tutur Ludovikus.