Mantan Sekda Manggarai : Tidak Satupun Janji DM 2015 Mencapai Target

0
3549
Seltus Mitak, Mantan Sekda Manggarai. (Foto : Berita Flores)

Kastra.co – Mantan Sekretatis Daerah Kabupaten Manggarai, Manseltus Mitak, saat berkampanye di Beo Poco, desa Poco, kecamatan Wae Ri’i pada Minggu (18/10) menyampaikan berbagai kegagalan pemerintahan Deno Kamelus dan Viktor Madur atau DM saat menjadi bupati dan wakil bupati Manggarai periode 2015-2020.

Menurut Manseltus Mitak, berbagai program yang dijanjikan DM yang dituangkan dalam RPJMD 2016-2021, semuanya gagal karena tidak mencapai target yang ditetapkan.

“Janji DM itu adalah kontrak politik dengan rakyat Manggarai yang ditandatangani oleh anggota DPRD Manggarai dalam dokumen RPJMD. Semua yang dijanjikan itu gagal total karena tidak satupun yang mencapai target,” tegas lelaki yang disapa Setus Mitak.

Setus yang pensiun dari jabatan Sekda Manggarai pada tahun 2019 lalu itu menambahkan, kalau dirinya adalah pelaku dalam pembangunan di era DM sehingga mengetahui pasti, bagaimana program DM selama empat tahun terakhir.

“Semua program yang dijanjikan itu gagal karena tidak capai target,” ungkap Setus Mitak yang disambut tepuk tangan warga Poco yang hadir.

“Begitu banyak program yang tidak capai target dan kita menyatakan bahwa pemerintahan DM gagal sehingga kita mundur 10 tahun lagi,” ujar Setus.

Setus menyampaikan beberapa program yang gagal tersebut diantaranya, bantuan perumahan untuk rakyat ditargetkan 7.500 unit rumah yang bersumber dari APBD.

“Namun  sampai tahun 2019 hanya mencapai 2.359 unit rumah atau 31, 45%. Ini kan gagal,” aku Setus.

Sementara bantuan listrik gratis untuk rumah tangga miskin,  ditargetkan 5.000 sambungan listrik namun tercapai hanya 600 sambungan listrik.

Kegagalan lain, disampaikan Setus adalah janji pendidikan dan pelatihan (Diklat) tenaga trampil yang dijanjikan per tahunnya 500 orang tetapi sampai tahun 2019 hanya 916 orang.

Sementara di bidang pendidikan, lanjut Setus, berupa replikasi program khsusus, sama sekali tidak berjalan sehingga mempengaruhi mutu pendidikan di Manggatai.

Janji lain, ungkap Setus, adalah membangun pos pelayanan kesehatan dan PAUD terintegrasi di setiap kampung, sama juga nasibnya yaitu tidak terealisasi sama sekali. (AK)