Tensi Pilkada Mulai Memanas, Deno-Madur Punya Kipas Penyejuk

0
835

Ruteng, Kastra.co – Kipas bukan sekedar alat yang dipergunakan untuk menghasilkan udara sejuk atau alat penyegar saat udara terasa panas, tetapi Kipas juga merupakan akronim dari Komunitas Ibu-ibu Pemilih Cerdas.

Nama komunitas ini resmi dikukuhkan oleh Deno Kamelus pada Minggu 30 Agustus 2020 di Karot Ruteng.

Kipas yang didalamnya dihuni oleh Ibu-ibu se Kecamatan Langke Rembong dikenal sebagai orang terdepan dalam mengkampanyekan Pasangan Deno-Madur di Pilkada Manggarai 9 Desember secara santun dan beretika, bukan dengan caci maki atau premanisme.

Sore sebelum waktu pengukuhan, para Ibu-ibu yang mengenakan motif Manggarai itu berdiri bersorak dalam sebuah Tenda milik Bapak Maksimus Ngkeros di Sondeng, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong.

Mereka bernyanyi dengan suara lantang menyambut kedatangan Deno Kamelus dan Viktor Madur yang hendak memasuki Tenda itu.

“Deno-Madur siapa yang punya, Deno-Madur siapa yang punya, Deno-Madur siapa yang punya, yang punya Kita semua” bunyi cuplikan lagu yang dinyanyikan Ibu-ibu Kipas.

Tak hanya itu suara dentuman mesin mobil dan sepeda motor di luar Tenda turut mewarnai acara pengukuhan sore itu.

Betapa tingginya antusiasme Ibu-ibu Langke Rembong yang ingin mendukung Pasangan Deno-Madur di Pilkada Manggarai.

Sesaat setelah nyanyian Ibu-ibu itu dihentikan Kordinator Kipas, Eti Leok maju ke podium membawakan sambutan.

Dalam sambutannya Eti mengatakan bahwa Kipas dibentuk atas dasar spontanitas para anggota yang ingin menciptakan Pilkada Manggarai yang santun, elegan dan beretika dengan menjadi pemilih yang cerdas memilih pemimpin.

Menurutnya, Kipas bisa diartikan sebagai alat pemberi rasa sejuk di tengah situasi Pilkada Manggarai yang memulai memanas. Tetapi pada kondisi tertentu Kipas juga bisa berubah menjadi alat penyerang.

“Pada kondisi tertentu Kami juga bisa bilang Kipas” ungkap Eti disambut gelak tawa dan tepuk tangan riuh para Ibu-ibu.

Eti menambahkan bahwa saat ini tensi politik Pilkada Manggarai semakin memanas. Atas dasar itu Ia menghimbau para anggota Kipas agar tetap mengedepankan politik santun.

“Apapun situasinya Kita jangan mudah terpancing karena Kita adalah Ibu-ibu cerdas yang sudah bertekad memenangkan Deno-Madur secara santun, bukan dengan premanisme” kata Eti.

Sementara itu Bakal Calon Bupati Manggarai, Deno Kamelus menyampaikan ucapan terima kasih atas pencapaian kerja Ibu-ibu se Kecamatan Langke Rembong yang telah membentuk komunitas KIPAS ini hingga resmi dikukuhkan.

Ia pun mengaku bangga melihat persatuan, kekompakan dan militansi yang ditunjukan oleh Ibu-ibu pada kesempatan ini.

Menurutnya, momen hari ini merupakan peristiwa berharga dalam sejarah perpolitikan Deno – Madur di Manggarai, sehingga Ia pun berjanji untuk memprioritaskan kesetaraan gender jika masih dipercayai memimpin Manggarai 5 tahun kedepan.

“Jujur Saya dan Pa Viktor bangga melihat persatuan yang dibangun melalui komunitas KIPAS ini. Kami berharap agar kekompakan ini terus terjalin sampai 5 tahun kedepan sehingga apa yang menjadi target Kita untuk pemberdayaan Ibu-ibu di Langke Rembong akan segera dibuat” Tutur Deno.

Baginya, persatuan yang telah dibangun oleh KIPAS bukan hanya menjadi kekuatan politik bagi Deno – Madur melainkan menjadi kekuatan ekonomi bagi Kabupaten Manggarai 5 tahun kedepan.

“Pemberdayaan Ibu-ibu akan masuk dalam rencana kerja Pemerintahan Deno – Madur kedepan, sehingga nanti Ibu-ibu ini Kita bisa kasih bahan atau apa sajalah untuk menunjang usaha sesuai target rencana kerja Kita” Kata Deno

Ditulis Oleh: Berto Davids.