Setelah Save Jena, Kini Giliran Korlap Aksi Pemuda NTT Diprovokasi Orang Tak Dikenal

0
4326
Ira Sarimin ketika berorasi di depan Kementerian ESDM. Sumber gambar: Istimewa

JAKARTA, Kastra.co – Pasca aksi Forum Pemuda NTT Jabodetabek di depan gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Senin 29 Juni 2020, sejumlah koordinator aksi mahasiwa dan pemuda tersebut berkali-kali mendapatkan provokasi dari pihak tak dikenal. Aksi itu sendiri dilakukan dalam rangka menolak tambang dan pabrik semen yang akan beroperasi di Desa Satar Punda, Kec. Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT

Salah satunya Koordinator Aksi Forum Pemuda NTT, Ira Sarimin, mengaku dihubungi pihak tak dikenal lewat pesan Whatsapp beberapa waktu lalu.

“Saya mendapat pesan yang isinya mengkritik aksi mahasiswa NTT di Jakarta dan katanya pabrik semen akan banyak manfaatnya,” tuturnya kepada kastra.co.

Ira Mengaku sedikit kecewa dan trauma dengan bentuk-bentuk provokasi, setelah apa yg menimpa Saverius Jena.

“Mengapa orang-orang menghabiskan energi memprovokasi kami secara pribadi? Ada apa? Apa yg menimpa Save Jena wajib menjadi keprihatinan bersama,” jelasnya

“Jangan sampai kami mengambil kesimpulan bahwa Pemda Matim dan pendukung-pendukungnya memang anti-kritik,” tambahnya.

Saverius Jena sendiri telah memilih jalur hukum sebagai jalan mencari keadilan atas apa yang menimpanya.

BACA JUGA:

Save Jena Akan Polisikan Anggota DPRD Matim yang Dianggap Bertingkah Preman

Pemuda dan Mahasiswa NTT, Maluku, dan Papua Bersatu dalam Aksi Demo Tolak Tambang di Matim

Forum Pemuda NTT Datangi Kementerian ESDM Serahkan Data & Dokumen Dasar Penolakan Tambang dan…