Lolos Seleksi Pertukaran Pelajar, Tiga Siswi Frateran Ndao Ende Bakal Terbang ke AS

0
345
Foto: Istimewa

Kastra.co — Tiga siswi kelas XI MIPA 1 Semester 4 Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Frateran Ndao Ende Flores yaitu Tiara Floresta T. Djuwa (Tiara), Marescoti O. Pirhi (Vera), dan Maria Elisabeth Parera (Icha) berhasil lolos seleksi program Kenedy-Lugar Youth and Echange Study (KL-YES), sebuah program pertukaran pelajar tingkat internasional ke Amerika Serikat.

KL-YES merupakan program beasiswa penuh yang didanai oleh US Department of State, yang diberikan kepada siswa-siswi SMA atau sederajat dari negara dengan populasi Islam yang signifikan.

Tiga siswi tersebut akan bergabung bersama 80 siswa SMA dari seluruh Indonesia yang mengikuti program KL-YES Amerika Serikat.

Sejumlah 80 siswa tersebut diseleksi dari 200 peserta yang mengikuti seleksi di tingkat nasional yang dilangsungkan di Jakarta pada 22-24 November 2019.

Dilansir Radarntt, Sabtu, (25/1) Yohanes Brekmans Rea, selaku Ketua Koordinator Outreach Kabupaten Ende dari Bina Antar Budaya Chapter Denpasar, mengatakan bahwa jumlah siswa yang mendaftar di tingkat Outreach Kabupaten Ende berjumlah 12 orang.

Para siswa tersebut terdiri dari 10 orang dari SMAK Frateran Ndao dan 2 orang dari SMAK Thomas Morus. Dari 12 orang tersebut, hanya 4 orang yang lolos seleksi berkas, dan semuanya berasal dari SMAK Frateran Ndao.

Setelah lolos seleksi berkas, katanya, dimulailah seleksi tahap pertama yaitu seleksi melalui wawancara dan pengetahuan umum. Seleksi tahap kedua yaitu dinamika kelompok.

Setelah itu, lanjutnya, tiga orang terpilih untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. “Beruntung bahwa tiga siswa yang mengikuti seleksi di tingkat nasional tersebut, semuanya lolos,” kata Bram saat di temui di ruanganya Jumat,  (24/1/2020).

Dalam seleksi di tingkat nasional, tiga siswi tersebut mengikuti sejumlah tahapan seleksi yakni dinamika kelompok, psikotes, ujian IELTS, wawancara, dan tes esai. Setelah lolos seleksi nasional, mereka akan berangkat ke Amerika Serikat pada Agustus 2020 mendatang.

Seorang peserta yang lolos tersebut, Tiara Floresta T. Djuwa, mengatakan bahwa program KL-YES tersebut diharapkan berjalan lancar dan sukses. Sekarang dirinya bersama teman-teman menunggu informasi lanjutan.

Menurutnya, setiap peserta akan disebarkan di berbagai daerah di Amerika Serikat dan tinggal di host familiy. Diharapkan agar tidak ada rintangan atau berbagai perubahan lain yang mengganggu kelangsungan program KL-YES ini.

Tiara juga menambahkan bahwa mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri merupakan suatu hal yang sudah lama diimpikan dan baru terwujud ketika sudah berada di SMAK Frateran Ndao.

“Mengikuti program KL-YES merupakan kesempatan untuk belajar bertahan hidup di luar negeri,” katanya.

Peserta lain, Marescoti O. Pirhi yang disapa Vera mengatakan, dirinya sudah siap ke Amerika Serikat dan akan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia atau Nusa Tenggara Timur. Mengikuti program pertukaran pelajar tersebut menjadi kesempatan membuka pikiran kepada dunia yang lebih luas.

Kepala sekolah SMAK Frateran Ndao, Frater M. William BHK mengatakan, SMAK Frateran Ndao Ende dalam 3 tahun terakhir mengirimkan siswa-siswinya untuk mengikuti program KL-YES tersebut.

“Pada dua tahun sebelumnya, SMAK Frateran Ndao masing-masing hanya mengirimkan satu siswi, sedangkan pada tahun 2020 ini, tiga siswa SMAK Frateran Ndao lolos seleksi mengikuti program tersebut,” ungkapnya.

Lanjut Frater M.William dirinya, mengaku bangga karena pada tahun ini berhasil mengutus tiga siswa pada program KL-YES ini. Siswa-siswi lain terutama adik-adik kelas termotivasi mempersiapkan diri sejak dini untuk ikut seleksi program ini.