Iran ”Tak Sengaja” Tembak Pesawat Penumpang Ukraina, 176 Orang Tewas

0
178

Kastra.co — Militer Iran menyatakan mereka secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina. Pernyataan itu disiarkan televisi milik pemerintah Iran.

Dalam pernyataan resminya, Iran menyebut peristiwa itu terjadi akibat ‘kesalahan manusia’. Alasannya, pesawat maskapai Ukrainian International Airlines melintasi kawasan sensitif di sekitar markas Garda Revolusi Iran.

Angkatan bersenjata Iran menyebut akan menindak para pihak yang bertanggung jawab atas kejadian itu secara transparan. Karena tensi tinggi dengan Amerika Serikat, militer Iran dalam kesiapsiagaan tinggi, demikian pernyataan tersebut.

“Dalam kondisi seperti itu, akibat faktor kesalahan manusia dan dalam ketidaksengajaan, pesawat tersebut tertembak,” begitu kata otoritas militer Iran, seperti dikutip BBC, Sabtu, (11/1).

Dalam pernyataan yang sama, militer Iran meminta maaf karena menjatuhkan pesawat berpenumpang tersebut. Mereka menyatakan akan menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari.

Sejak insiden yang menewaskan 176 orang itu, Rabu (08/01), Iran membantah rudal mereka menghancurkan pesawat rute Teheran-Kiev-Toronto tersebut.

Insiden itu terjadi beberapa jam setelah Iran menembakkan rudal ke dua basis militer Amerika Serikat di Irak.

Pesawat jenis Boeing 737-800 jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran.

Media massa di AS berspekulasi bahwa Iran keliru mengidentifikasi pesawat berpenumpang itu sebagai pesawat tempur. Perkiraan itu muncul karena dalam beberapa hari terakhir, Iran tengah menyusun serangan balas dendam terhadap AS.

Iran meluncurkan sejumlah rudal ke basis militer AS di Timur Tengah sejak otoritas AS mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Qaem Soleimani, pimpinan tinggi Garda Revolusi Iran.

Sementara itu, dalam cuitannya di Twitter, Sabtu (11/01), Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, menyebut AS semestinya juga disalahkan dalam insiden pesawat penumpang Ukraina tersebut.

“A sad day. Preliminary conclusions of internal investigation by Armed Forces: Human error at time of crisis caused by US adventurism led to disaster Our profound regrets, apologies and condolences to our people, to the families of all victims, and to other affected nations,” cuit Javad.