Ekonomi Kerakyatan Menuju Manggarai Sejahtera

0
303

Kastra.co – Manggarai adalah salah satu kabupaten dengan dengan Luas wilayah 7.136,4 km² dan jumlah penduduk 390.422 jiwa. Kabupaten Manggarai dikenal dengan pertaniannya, antara lain: kopi, cengkeh, vanili, cokelat, dan masih banyak yang lainnya.

Keunggulan di bidang Pertanian ini berpotensi memajukan ekonomi masyarakat Manggarai. Pertanian adalah sektor yang menyentuh langsung dengan mayoritas masyarakat yaitu golongan kelas bawah di Manggarai. Maka, perhatian pada sektor ini, dapat secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Perhatian pada sektor ini sangat tepat dengan menerapkan sistem ekonomi kerakyatan. Ekonomi kerakyatan adalah kegiatan ekonomi atau usaha yang dilakukan oleh rakyat kebanyakan (popular) yang dengan secara swadaya mengelola sumberdaya ekonomi yang dapat diusahakan dan dikuasainya, terutama meliputi sektor pertanian. Ekonomi kerakyatan ditujukan terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar dan keluargan tanpa harus mengorbankan kepentingan masyarakat lainnya.

Sistem ekonomi kerakyatan adalah upaya yang dilakukan untuk kemakmuran masyarakat ketimbang kemakmuran orang seorang. Selain itu, jika ekonomi kerakyatan berhasil diterapkan maka daya tahan daerah terhadap krisis lebih kuat. Selain itu, masyarakat kecil dan menengah masih dapat bertahan dalam kemapanan. 

Ekonomi kerakyatan mengedepankan peran usaha pertanian rakyat dan koperasi serta kekuatan pemerintah daerah yang tak lagi bertumpu pada dominasi pemerintah pusat, modal asing dan perusahaan konglomerasi. Dengan itu, harapan agar hasil dari pertumbuhan bisa dinikmati sampai pada lapisan masyarakat paling bawah bisa tercapai, yang berumuara pada penguatan ekonomi rakyat, sehingga rakyat kecil benar-benar mengalami pertumbuhan ekonomi.

Dalam sistem ekonomi kerakyatan pertumbuhan ekonomi tetap merupakan pertimbangan prioritas, tetapi pelaksanaannya harus berintikan pada manusia sebagai pelakunya. Maka kemiskinan tidak dapat ditoleransi sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan harus memberi manfaat pada mereka yang paling miskin dan paling kurang sejahtera.

Dalam konteks itu, masyarakat Manggarai yang mayoritas petani membutuhkan perhatian serius pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Agar sistem ekonomi kerakyatan itu membawa kemajuan bagi masyarakat Manggarai, maka perhatian pada sektor pertanian dan usaha kecil-menengah harus ditingkatkan. Petani, sebagai mayoritas, mestinya diperhatikan secara khusus oleh pemerintah, misalnya dengan bantuan modal dan teknologi. Begitu pun dengan usaha-usaha koperasi, yang penyebaran hampir merata di setiap desa bahkan kampung. Modal dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk menunjang usaha-usaha para petani dan pengusaha kecil-menengah. 

Agaknya tepat apabila perhatian pada para petani, pedagang kecil, pengusaha kecil menengah, home industri, dan usaha kecil lainnya mulai diprioritaskan. Koperasi juga harus diperhatikan dan diberi modal oleh pemerintah, karena usaha-usaha demikian dapat membebaskan masyarakat kecil dari kemiskinan. (CBN)