Demo Mahasiswa Tuntut Pelanggaran HAM Aksi 24 September

KASTRA.CO, Jakarta-Pada hari Senin (21/10/2019) pukul 17.00 WIB, terjadi aksi demonstrasi di jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Aksi demonstrasi ini melibatkan dua kampus, yaitu Yayasan Administrasi Indonesia(YAI) dan Universitas Bung Karno(UBK).

Poin besar dari tuntutan mereka adalah menghentikan represifitas dan pembungkaman ruang demokrasi, membebaskan tanpa syarat aktivis prodemokrasi, serta segera mengusut tuntas dan mengadili para planggar HAM.

Para mahasiswa dari kedua kampus berkumpul pada satu titik aksi. Mereka juga membawah beberapa seperti, sanduk dan bendera Merah Putih. Mereka juga menggunakan pengeras suara untuk menyerukan aspirasi mereka.


Sesuai dengan tuntutan mereka hari ini, salah seorang Orator dari UBK menyampaikan bahwa UBK dan YAI melakukan aksi untuk meminta pertanggungjawaban negara terhadap beberapa korban aksi 24 September 2019 lalu.


“Negara harus bertanggung jawab atas tindakan represif yang dilakukan instansi kepolisian pada aksi 24 september 2019, yang mengakibatkan teman-teman aktivis menjadi Korban yang terjadi di Kendari sampai Jakarta. Itu tujuan kita aksi hari ini kawan-kawan,” ujarnya pada salah satu kesempatan orasi.


Berdasarkan data yang dihimpun Kastra.co, ada 105 Mahasiswa ditahan, 254 Mahasiswa dirawat jalan, 11 orang dirawat inap di sejumlah rumah sakit di Jakarta. Masih banyak lagi sejumlah korban di daerah. Aksi massa masi berlangsung pada pukul 18.00 dan sempat istirahat pada saat Adzan Maghrib.

Para mahasiswa pun Massa melakukan sholat bersama di tempat aksi. Kondisi Jalan Raya Diponegoro meenjadi macet akibat aksi ini. Beberapa aparat kepolisian juga mengawal aksi sambil mengatur jalurnya lalu lintas.(infi/cbn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here