Ada Pelajar, Mahasiswa dan Preman dari 380 Tersangka Kerusuhan Demo di DPR

KASTRA.CO, Jakarta – Ada 380 orang yang menjadi tersangka sehingga atas timbulnya kerusuhan ketika terjadi demo di Gedung DPR RI. Polisi menetapkan tersangka tersebut setelah memeriksa 1.489 orang dalam aksi tersebut.

Dilansir dari Okezone, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan alasan polisi menetapkan 380 orang tersebut sebagai tersangka. Menurutnya, hal itu lantaran, ratusan orang itu terlibat langsung dalam kerusuhan yang terjadi.

“Pertama, mereka terlibat aksi kerusuhan artinya ada di TKP. Kedua, melempar petugas. Ketiga, mengambil video amatir, dicreate kemudian disebarkan,” kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

Selain itu, kata Asep, ratusan pelaku itu juga diduga kuat membawa beberapa peralatan yang sengaja disiapkan untuk melakukan kerusuhan. Beberapa diantara mereka juga ada yang kedapatan melakukan perusakan di pos polisi.

“Kemudian ada yang membawa bom molotov dan merusak pospol. Dari keseluruhan itu lah yang ditersangkakan,” ujar Asep.

Tetapi, dari 380 tersangka tersebut, tidak semuanya ditahan oleh aparat kepolisian. Sampai dewasa ini, polisi melakukan penahanan terhadap 179 orang.

Adapun mereka yang ditahan berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari, mahasiswa, pelajar hingga preman yang diduga dibayar untuk menciptakan kerusuhan saat aksi unjuk rasa.


“Yang masih ditahan 179 orang. Rinciannya: ada 2 oknum mahasiswa, ada 2 oknum pelajar dan yang preman ada 175 orang. Inilah data terakhir,” tutup Asep.(Sj/cbn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here