Forum Jurnalis Manggarai Gelar Aksi Solidaritas Untuk Dandhy

Kastra.co – Forum Jurnalis Manggarai, NTT secara resmi menggelar aksi bisu di Rumah Wunut Ruteng pada Sabtu 28 September 2019.

Dalam aksi tersebut Mereka membawah berbagai Poster dengan beragam tulisan yang mendesak pihak Polisi agar segera membebaskan Dandhy dan menindak tegas Aparat Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan.

“Jokowi di Tanganmu Kuli Tinta Menjerit”

“Wartawan Jomblo, Kami takut pulang malam”.

“Ada rilis Kami diundang. Ada kritik Kami ditendang”

“Stop Kriminalisasi terhadap Wartawan. Bebaskan Dandhy”

“Tindak tegas Aparat Pelaku kekerasan terhadap Dandhy Laksono”

“Kami Kawan bukan Lawan”

Demikian tulisan Poster dan berbagai Seruan Jurnalis Manggarai yang disertakan dalam aksi bisu itu.

Aksi bisu ini merupakan bentuk protes Jurnalis Manggarai terhadap tindakan Anggota Polisi dari Polda Metro Jaya yang menangkap Jurnalis Dandhy Laksono beberapa waktu lalu.

Dandhy merupakan Jurnalis Investigasi yang tergabung dalam forum Aliansi Jurnalis Independen.

Ia ditangkap oleh Polda Metro Jaya di Rumahnya Pondok Gede Kamis Malam.

Dandhy dituduh menyebar kebencian dan isu Sara melalui Media Sosial.

Menanggapi itu, Jurnalis Metro Tv, Yohanes Manasye mengatakan bahwa aksi bisu ini digelar sebagai bentuk protes terhadap tindakan Aparat Polda Metro Jaya yang menangkap Jurnalis Dandhy Laksono.

“Hari ini mungkin Dandhy, esok mungkin Kita. Karena itu aksi bisu ini digelar sebagai bentuk seruan moral dari sesama Kuli Tinta” Kata Yohanes seperti dirilis Voxntt.com.

Menurut Yohanes, tindakan Polisi menangkap Jurnalis Dandhy Laksono merupakan peristiwa kriminalisasi terhadap insan pers dan hal itu tidak dapat dipungkiri banyak terjadi di Indonesia.

“Kami mendesak Polda Metro Jaya segera membebaskan Dandhy dan mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap Wartawan” Tegas Jon sapaan akrab Yohanes Manasye itu.

Selain mendesak Polda Metro Jaya, para Jurnalis Manggarai itu juga mendesak Pemerintah dan DPR segera mencabut pasal dalam RUU KUHP yang berpotensi mengancam kebebasan pers nasional sebagai pilar demokrasi.

Tak hanya itu, Forum Jurnalis Manggarai juga mengungkapkan kekecewaan terhadap Rezim Jokowi – Jusuf karena ada banyak kisah pahit Pelaku Media yang diintimidasi bahkan terkena kekerasan fisik.

Yuga Yuliana salah satu Wartawati yang tergabung dalam aksi itu mengungkapkan kekecewaan melalui bentangan poster yang bertuliskan “Jokowi di Tanganmu Kuli Tinta Menjerit”.

Menurut Yuga saat ini pers nasional dalam keadaan terancam karena ada upaya Pembungkaman terhadap Rezim yang sedang berkuasa. (CBN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here