Wisata Edukasi SD Santo Markus 1 Cililitan

Jakarta, Kastra.co – Siswa kelas IV SD Santo Markus I – Cililitan mengadakan kegiatan wisata edukasi, Rabu (29/5).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedong Ijo – Depok, Jawa Barat ini bertujuan mengarahkan siswa untuk belajar sambil bersenang-senang dengan alam.

Pemilihan Gedong Ijo sebagai tempat wisata ini sangatlah cocok karena pemiliknya telah merancang Gedong Ijo menjadi tempat belajar tentang alam bagi anak-anak.

Di Gedong Ijo ini mereka diajak untuk belajar merakit pembangkit listrik tenaga angin sederhana, membuat sabun cair, merakit detektor banjir, dan belajar mengenai jenis-jenis binatang yang khas Indonesia.

Kegiatan pembelajaran ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya merakit detektor banjir. Di Jakarta yang sering banjir, keberadaan detektor sangat membantu masyarakat untuk mengurangi resiko yang terjadi saat banjir.

Siswa/i kelas IV ini diajarkan sejak dini tentang cara sederhana mendeteksi banjir menggunakan peralatan yang mudah dijangkau dan tidak berbahaya bagi anak-anak.

Siswa tampak gembira dan senang selama kegiatan berlangsung. Mereka dilatih untuk merakit sendiri. Mereka juga sangat aktif bertanya.

Dalam kesempatan ini, Ferry siswa kelas 4B merasa bersyukur karena bisa memahami cara-cara merakit barang-barang yang sangat penting bagi proses kehidupan manusia sehari-hari.

“Saya sangat bersyukur karena semua kegiatan yang saya ikuti di tempat ini sungguh-sungguh menjawab keinginan saya selama ini tentang bagaimana cara merakit barang-barang yang sering saya gunakan dalam kehidupan sehari-hari, Misalnya sabun dan peralatan-peralatan listrik,” ujar Ferry dengan nada senang.

Pihak sekolah juga merasa puas dengan kegiatan ini karena materi yang selama ini diajarkan di kelas dapat dipraktek dengan baik oleh siswa/i.

Kegiatan ini juga dibuat sebagai bentuk sinergis antara teori yang diajarkan di kelas dan prakteknya dalam kehidupan nyata.

Ibu Maria Haryanti selaku wali kelas IV C yang terlibat dalam kegiatan ini mengapresiasi keaktifan siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang belum mereka pahami.

“Siswa/i kami sangat aktif untuk bertanya mengenai hal-hal yang mereka tidak pahami dan itu membanggakan kami karena pada akhirnya mereka bisa menyelesaikan sendiri untuk merakit barang-barang yang sedang diperintahkan oleh pelatihnya,” tutur Ibu Maria.

Menutup kegiatan ini, siswa diberikan cendramata berupa barang-barang yang sudah mereka rakit sendiri selama kegiatan itu berlangsung. Barang-barang itu nanti sebagai alat bukti bahwa mereka pernah mengikuti wisata edukasi.

Oriz Jambar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here