Akankah Hatimu Terenyuh..?

Puisi: Rosalia Dalima Boki*

Hari ini; hati serasa tanpa rasa. Hambar…hampa…karna kabar yang tak kunjung terdengar.

Hari ini; untuk kesekian kalinya rindu bergemuruh bak gelombang dilautan lepas;menghantam sedemikian kuat dalam dada;mengurungku dalam balutan asa yang tak menjadi nyata.

Andai kau resapi setiap tulisan yang kubuat…akankah hatimu terenyuh…?
Andai kata bisa dengan leluasa terucap tanpa harus kurangkai menjadi sebait puisi;akankah kau pahami maksud hati yang terus menerus mengganjal dan slalu tanpa jawaban;akankah demikian…?

Mungkinkah kau tahu hati ini dilema dalam ketidakpastian…?
Terjepit diantara rasa sakit yang kian menggigit !!
Mungkinkah kau tahu begitu rapuhnya aku tanpa hadirmu ditiap waktu kala ku menunggui kedatanganmu…?

Ya…
Dilema merajalela menggelayut hati tiap detik.
Apa aku harus terus menunggu sampai kiamat mendekat..??
Ataukah harus berani melepasmu meski beban berat menjerat dalam kait yang terikat mati…??
Ya…terkadang hati tak mudah dipahami logika;menahan pahit dan rasa sakit.
Egoiskah aku mencintaimu dengan segenap hati…??
Serakah kah aku;menginginkanmu menjadi bagian dalam cerita hidup yang tak hidup…???

Kepulan asap rokok menari diantara kedua bola mataku,menanti hisapan demi hisapan dari bibir yang terkatup untuk beberapa saat.
Nafas menderu mengejar jarum jam menuju penghujung hari.
Arghhhh…;khianati saja sesuka hatimu;jangan berpura-pura menyayangiku bila rasa tak ada dalam bayangmu.
Sakiti aku dengan cara terbaikmu;jangan mencinta bila hatimu tak pasti memilih aku.
Pergi dan bawa kembali rasa mu;jangan menjadi banci jika cinta mu kau kesampingkan;jangan datang lagi jika jiwamu terikat nafsu yang menjadi Tuhanmu.

Ruteng, 21 Mei 2019

*Penulis adalah Pegiat Literasi Digital tinggal di Ruteng. Selain sibuk dengan tugas dan rutinitas harian, perempuan yang akrab disapa Lia atau Fitri ini Giat Menulis, puisi, sajak, elegi, Cerpen di dinding Facebooknya. *i.S.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here