KPK Diminta Segera Periksa Menteri Agama Lukman Hakim

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Agama Lukman Hakim menyusul ditangkapnya Ketua umum PPP Romahurmuziy alias Romi pada Jumat (15/4/2018).

“Menteri Agama harus diperiksa KPK guna menemukan ada tidaknya keterkaitan peristiwa pidana atau kausalitas dalam jual beli jabatan yang dilakukan oleh Rommy,” ujar Azmi Syahputra, Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha).

Menurut Azmi pemeriksaan Menteri Agama perlu dilakukan karena kewenangannya terkait penempatan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

“KPK bisa melihat peristiwa 2 tahun belakangan ini, untuk posisi pejabat-pejabat yang akan mendududuki jabatan strategis di kemenag yang memerlukan tanda tangan Menteri,” kata Azmi.

Ia menduga kasus yang menimpa Ketua PPP Romahurmuziy terkait dengan pihak lain.

“Jika ditemukan keterkaitan oleh penyidik KPK bahwa salah satu pintu masuknya melalui ketua umum PPP (Rommy) maka patut diduga mantan ketum PPP bekerja sama dengan menteri Agama,” kata dia.

Azmi juga meminta KPK untuk menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus jual-beli jabatan ini.

“Sisir pula proyek-proyek yang ada di Departemen Agama termasuk pejabat universitas,” ujar Dosen Hukum Universitas Bung Karno ini.

Penyeledikan, kata Azmi, penting dilakukan untuk membantah tuduhan bahwa Ketua PPP Romahurmuziy dijebak KPK.

Azmi menambahkan, Kementerian Agama seharusnya menjadi contoh bagi kementerian lain.

“Kementerian Agama ini harus lebih dulu bersih, jadi contoh dan reformasi total. Ini tolok ukur supaya kementerian lain mudah dibersihkan. Jika di kementrian agama saja masih curang, ada praktik jual beli amanah begini ya makin sulit untuk berbenah, kementerian agama itu ya seharusnya clear, mengendalikan diri bukan melampiaskan diri,” tutur dia.

Diketahui, KPK telah melakukan Penyegelan ruang kerja Menteri Agama. (CBN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here