Sudah Setahun Longsor Menuju Pantura Ini Belum Diperbaiki, Tanggap Darurat Nol

72

RUTENG, Kastra.co – Jalan strategi nasional yang menghubungkan Kota Ruteng menuju Pantai Utara (Pantura) Kecamatan Reok, tepatnya di Kampung Batok, Desa Salama, Kecamatan Reok mengalami longsor setahun yang lalu.

Longsornya jalan tersebut diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah itu kurang lebih 3 sampai 4 bulan pada tahun 2017 silam.

Hingga akhir tahun 2018 longsor itu tak kunjung diperbaiki oleh Satker jalan Negara yang berpusat di Kota Ruteng. Tanggap darurat dari  Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Kabupaten Manggarai nyaris tak terlihat meskipun sempat santer diberitakan berbagai media.

Menanggapi itu, Anton salah satu Pengguna jalan mengkritik keras kebijakan Pemerintah yang seakan tutup mata dengan kondisi jalan ini.

“Kalau Satker belum perbaik, tolong Pemerintah setempat tanggapi kondisi ini karena sampai sekarang belum ada aktivitas pengerjaan yang memulihkan kembali longsor itu” Kata Anton kepada Kastra.co dibawah guyuran hujan deras yang membasahinya pada Sabtu (01/12/2018) siang.

Menurutnya, fungsi tanggap darurat yang dilakukan Pemerintah perlu dilihat dan dirasakan oleh Masyarakat selaku Pengguna jalan terutama dari perlindungan, evakuasi maupun penyelamatan sarana dan prasarana.

“Masyarakat disini belum melihat dan merasakan tanggap darurat yang dilakukan oleh Pemerintah terhadap kondisi jalan ini. Oleh karena itu Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Bencana Alam agar segera memberikan tanggap darurat yang maksimal” Tuturnya.

Hujan deras ini, tuturnya lagi, dapat mengakibatkan longsor susulan yang perlahan – lahan menepi ke badan jalan sehingga Kendaraan Transportasi Ruteng – Reo pun berpotensi mengalami kecelakaan di jalur longsor itu.

“Kami meminta sediakan satu posko disini agar Masyarakat tahu bahwa tanggap darurat sedang dilakukan oleh Pemerintah untuk mencegah terjadinya longsor susulan. Sekarang sudah musim hujan, mau tunggu kapan lagi” Ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa Bupati Manggarai dan Kepala Dinas Pekerjaan Umun pernah melihat langsung kondisi jalan itu tatkala peresmian Jembatan Wae Pesi Hulu 2017 silam, namun sampai sekarang belum terlihat tanggap darurat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Sementara itu beberapa waktu lalu Kastra.co sudah menyambangi Kepala Dinas Bencana Alam dan Kepala Dinas Pekerjaan Umun Kabupaten Manggarai untuk menanyai tindak lanjutnya.

Kedua Dinas terkait ini berjanji akan bekerja sama dengan Satker jalan Negara untuk memperbaiki longsor itu, namun hingga sekarang belum terlihat secara kasat mata.

Penulis: Berto Davids


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here