Mewujudkan Manusia Muda yang Berprestasi di Era Milenial, Ordik Universitas Tribhuwana Tunggadewi 2018

259

 

Malang, Kastra.Co — Orientasi Pendidikan (ORDIK) dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa baru yang memasuki universitas dan Perguruan Tinggi lainnya. Ordik bertujuan agar mahasiswa yang baru bisa mengenal dunia kampus yang akan digelutinya. Ordik biasanya dilaksanakan selama sepekan. Rentang waktu ini digunakan untuk mendidik dan memberi panorama mengenai aktivitas kampus.

Tahun ini Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengagendakan pelaksanaan ordik dari tangal 12 sampai 15 Septembert 2018. Dari hasil wawancara Kastra.co dengan Presiden Mahasiswa UNITRI, Titus Kurra, peserta ordik tahun ini berjumlah 1.800 orang (telah teregistrasi). Banyaknya peserta ordik menuntut panitia untuk bekerja semaksimal mungkin. Dengan jumlah panitia sebanyak 150 orang membantu peserta ordik untuk masuk dalam tema umum ordik tahun ini.

Tema umum yang disuguhkan ialah membentuk karakter kerakyatan dan berprestasi di tingkat nasional. Untuk mengerti tema ini, panitia ordik menjabarkan tema-tema itu dalam bentuk aneka kegiatan selama empat hari. Bentuk-bentuk kegiatannya berupa materi-materi (pembekalan) baik internal mau mapun eksternal. Materi internal itu diberikan oleh pihak universitas kepada para peserta bertalian dengan panorama kampus, seperti bidang akademik dan keuangan (registrasi, SPP). Sedangkan materi eksternal diberikan oleh pihak luar kampus berkaitan dengan wawasan kebangsaan (wasbang). Materi-materi ini berisi upaya untuk mencegah radikalisme dan bahaya narkoba di dunia kampus. Juga pihak kelurahan yang diwakili Lurah Tlogomas memberikan wawasan tentang lingkungan.

Aneka kegiatan selama ordik ini membantu mahasiswa baru untuk megenal dunia kampus dan luar kampus. Menurut Titus, Presiden Mahasiswa UNITRI, Mahasiswa harus menjadi pioner perubahan. Untuk itu setiap mahasiswa diharapkan bisa mengenal dan menggali potensi di dalam diri. Potensi inilah yang menjadi modal untuk berprestasi di era milenial. Prestasi tidak hanya diperoleh di dunia kampus, tetapi juga di luar kampus.

Selama ordik, peserta ordik dibekali dengan aneka kegiatan yang positif; kegiatan yang pada akhirnya mengahasilkan generasi muda yang berprestasi pada tingkat nasional. Tidak hanya berhenti pada tataran tema dan slogan semata, panitai ordik bersama peserta akan menutupi rangkaian ordik dengan aksi nyata, yaitu bakti sosial (baksos). Kegiatan baksos ini ada dua rupa yaitu bakti sosial lingkungan dan bakti sosial kemanusiaan. Aksi nyata ini akan diadakan pada Sabtu, 15 September 2018 di desa Landungsari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bakti sosial lingkungan berupa keterlibatan langsung dari peserta ordik dan panitia dengan menyumbangkan pohon pete dan pembersihan lingkungan di daerah sekitar pasar Landungsari. Kemudian, akan ditutupi dengan acara bersama di Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang.

Tentu dari kegiatan ini ada harapan-harapan yang ingin digapai. Dari hasil wawancara kami dengan Presiden Mahasiswa Unitri, ada beberapa harapan yang ia sampaikan bertalian dengan Ordik yang diksanakan. Pertama, Mahasiswa UNITRI bisa menjadi kader di daerah masing-masing. Kedua, diharapkan untuk menjadi mahasiswa yang bisa mengenal dan menggali potensi-potensi di dalam diri. Sehingga bisa berprestasi di era milenial dan nasional. Mengenal potensi diri berarti siap untuk berkembang. Ketiga, Bisa lulus tepat waktu sesuai ketentuan DIKTI. Kelima, mampu beradaptasi di lingkungan dan perkembangan baru. (Arby/ CBN)

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here