BERKENDARA BEBAS TILANG

40

Kastra.co– Berkendara baik itu roda dua maupun roda empat sudah menjadi opsi pertama bagi kaum milenal untuk berpergian. Mengingat hal tersebut, niscaya setiap pengendara menginginkan perjalanan yang nyaman, aman, dan bebas hambatan. Akan tetapi bagaimana jika terjadi hambatan di jalan karena masalah teknis? Atau terlebih lagi karena ditilang polisi?

Harus diketahui beberapa tips agar tidak terhambat di jalan, terutama menghindari “ditilang” polisi.

Jangan khawatir, ternyata ada solusi-solusi brilian agar para mileneal tidak ditilang atau tidak dihadang polisi saat berkendara.

1. Jangan Berkendara Sambil Menggunakan Telepon

Berkendara sambil bertelepon dapat menggangu konsentrasi saat berkendara. Hal ini bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan bagi pengendara. Bisa juga merugikan pengendara lain.

Orang yang berkendara sambil bertelepon termasuk tindak pidana, sebagaimana yang diatur dalam Pasal  106 ayat 1 UU No. 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pelanggaran terhadap pasal ini diberikan sanksi di pasal 283, yang berisikan ancaman maksimal 750 ribu rupiah atau kurungan penjara paling lama tiga bulan.

2. Jangan Berkendara Sambil Mendengar MP3 lewat Headset

Hal ini perlu mendapat perhatian khusus, terlebih bagi pengendara roda dua. Pengendara yang berkendara sambil memakai headset berpotensi kecelakaan di jalan. Kurangnya konsentrasi menjadi penyebab.

Selain itu, orang yang memakai headset juga mengganggu pengendara lain. Misalkan klakson ambulance yang sedang membutuhkan jalan. Lantas apa yang terjadi jika orang memakai headset? Mereka pasti tidak mendengar klakson tersebut.

Pelanggaran terhadap tindakan memakai headset saat berkendara berupa kurungan paling lama tiga bulan dan denda sebanyak-banyaknya 750.000.

3. Jangan Berkendara dalam Keadaan Mabuk

Keadaan mabuk saat berkendara akan mengurangi kesadaran atau konsentrasi. Tentu ini sangat rentan terjadinya LAKALANTAS. Jika terjadi sebuah kecelakaan, itu bukan hanya membahayakan si pengendara tetapi juga pengendara lain, bahkan pejalan kaki.

Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, telah mengatur bahwa setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi (Pasal 107 ayat (1) UU 22/2009.

Jika pengendara mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar atau masih dalam pengaruh alkohol yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan, maka dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu rupiah (Pasal 283 UU 22/2009).

Dengan dijalankan tips-tips di atas 100 persen perjalanan anda akan sangat nyaman, aman, dan bebas tilang tentunya. Selain itu, dengan ditaatinya aturan lalu lintas, anda menjadi pribadi yang taat hukum. (Harly/CBN)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here