Gubernur NTT : Hastag 2019 Ganti Presiden Tidak Ada Masalah

106

Kastra.co – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Nusa Tenggara Timur Sisilia Sona menegaskan, gerakan #2019GantiPresiden resmi dinyatakan sebagai kegiatan yang dilarang.

Dia mengatakan, jika ada yang hendak mendeklarasikan gerakan tersebut maka akan berhadapan dengan aparat.

“Jika ada organisasi massa yang hendak melakukan gerakan #2019gantipresiden# maka akan berhadapan dengan aparat keamanan,” kata Sisilia di Kupang, Selasa (4/9), dikutip Antara.

Ia mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah menyatakan bahwa gerakan #2019GantiPresiden resmi dilarang. Atas dasar itu maka tidak boleh ada aktivitas #2019GantiPresiden di NTT

Sementara itu, Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengatakan yang menjadi persoalan dalam gerakan 2019 Ganti Presiden itu bukan pada hashtag (tanda pagar) yang disematkan. Melainkan pada ada atau tidaknya izin deklarasi tersebut.

“Tidak ada masalah itu hastag. Yang masalah itu ada izin atau tidak?” kata Viktor usai pelantikan dirinya sebagai Gubernur NTT di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Dikatakan Viktor, selama acara tersebut mendapat izin, maka pihaknya akan mempersilakan kegiatan itu berlangsung. Namun, jika tidak ada izin, maka akan ada larangan.

“Selama ada izin boleh kok. Orang memang 2019 kalau Prabowo menang kan ganti presiden kan. Apa yang salah di situ. Yang salah kalau tidak dapat izin untuk kegiatan itu nggak boleh. Di NTT kalau semua dapat izin, boleh,” katanya.

“Boleh kalau dapat izin di kepolisian. Kalau kepolisian dapat izin, ya kita go ahead,” tambahnya.

Dia juga memperkirakan, penolakan di berbagai daerah atas gerakan itu juga karena berkaitan dengan izin. Dia meyakini, jika gerakan deklarasi itu mendapat izin dari pihak kepolisian, maka kegiatan itu bisa berlangsung.

“Menolak mungkin karena nggak ada izin. Kalau ada izin NTT boleh. Kalau 2019 Prabowo menang kan ganti presiden. Tapi kalau Jokowi menang kan enggak, gitu aja. Simpel aja,” katanya. (CBN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here